Di jaman seperti ini banyak orang yang gila harta, ingin punya yang mahal mahal yang menurut ukuran manusia sulit dicapai atau hanya sedikit prosentasenya yang bisa mencapainya. Karena harganya milyar, yang hanya sebagian orang saja bisa kesampaian memilikinya. Kekayaan sebesar itu bukanlah apa apa jika dibandingkan dengan ilmu pengetahuan dan tentu dengan ridho Allah, kita bisa mencapainya.
Kata orang 1 M itu banyak sekali karena kalau gaji kita 10 juta per bulan, maka 1 M itu baru bisa terambil selama 100 bulan atau selama 8,33 tahun. Waktu yang lumayan lama kalau kerja di Swasta, walaupun itu hitungan kasar. Padahal jumlah sebanyak itu bukanlah apa apa kalau dibandingkan dengan ilmu pengetahuan yang benar2 dikuasai.
Kalau kita membeli Gurame Bakar yang beratnya 750 gram kira kira harganya Rp. 50.000,-. Harga di Bandar sekitar Rp. 26.000,-. Gurame sebesar itu bisa dicapai sekitar usia 1 tahun. Kalau dibagi dengan harga gurame di bandar gurame, maka hanya perlu 38,462 ekor gurame. Jumlah yang tidak terlalu banyak. Satu induk gurame akan bertelur sebanyak 10,000 butir setiap bulan, maka dalam waktu 4 bulan sudah bertelur sebanyak 40,000 ekor, jumlah 1 M sudah terlewati dalam waktu 4 bulan oleh 1 induk gurame saja, tentu saja jika semuanya bisa hidup menjadi gurame yang besar, dan itulah gunanya ilmu pengetahuan. Jadi uang 1 M bisa dicapai dengan cara cara yang mudah oleh orang berilmu hanya dalam waktu 1 tahun 4 bulan dengan 1 pasang Gurame. Yang bisa dicapai oleh seorang Manager dengan gaji 10 juta per bulan dalam waktu 8,33 tahun.
Ilmu pengetahuan bisa membuat begitu efisien dan dengan lompatan yang luar biasa, kalau anak sekolah paling irit 2 tahun bisa lompat kelas, tapi kalau ilmu pengetahuan bisa lompat 7 tahun lebih cepat. Bahkan pada tahun berikutnya sudah tak terlewati karena usia pekerja itu terbatas, sedangkan ilmu pengetahuan dalam 2 tahun bisa berarti 16 tahun bagi orang biasa bahkan lebih lama. Sekarang tinggal bagaimana cara menguasainya, dan dimana kita bisa mendapatkannya. Itu yang penting dan setahu saya jarang sekali bisa didapat dari sekolah formil.
Blog Review Center cerita tentang: kereta api, bisnis, manohara, ka'bah, menulis blog, budidaya jamur, jalur busway, training, cerita lucu, Joko Susilo, Cinta, wanita berkualitas, bisnis adsense, database program, konsep dagang, sandra dewi, Miss Earth, Lilin, HP Nokia, Agen Lampu, Acara TV, jumlah partai, computer, nomor mobil, grosir kelontong, wanita penyelamat, tips tips penting.
Showing posts with label Ikan Gurame. Show all posts
Showing posts with label Ikan Gurame. Show all posts
Tuesday, July 30, 2013
Tuesday, April 16, 2013
Jenis dan Harga Ikan Gurame
Gurame Soang
Gurame soang mempunyai ciri ciri dengan warna kulit abu abu hitam, berasal dari Thailand. Jenis gurame ini bisa mencapai ukuran dengan berat 8 kg dengan panjang 65 cm biasanya ditujukan sebagai induk penghasil telor. Harga bibit pada umumnya seperti berikut:
Gurame Jepang (Jepun)
Badan relatif pendek dan sisik lebih kecil. Ukuran yang dicapai hanya 45 cm dengan berat kurang dari 4,5 kg. Gurame jepun memiliki sisik tidak terlalu besar dan tubuhnya pendek dengan warna putih abu-abu dan kemerahan. Jenis lain dikenal dengan gurame merah. Jenis gurame yang telah lama dikenal hanya dua jenis, yaitu gurame soang dan gurame jepun, namun saat ini terdapat beberapa strain gurame baru, ada dugaan bahwa strain-strain baru tersebut merupakan keturuna atau perkawinan silang dari gurame soang dan gurame jepun yang mengalami penyesuaian pada masing-masing daerah .
Gurame Porselen paling banyak dikembangkan di Jawa Barat, khususnya Bogor. Dibanding gurame jenis lain, porselen lebih unggul dalam menghasilkan telur. Jika induk bastar dalam tiap sarangnya hanya mampu menghasilkan 2000-3000 butir telur, porselen mampu 10.000 butir. Karena itu masyarakat menyebutnya sebagai top of the pop, dan paling banyak diunggulkan. Kalau dilihat dari warnanya terdapat gurame hitam, putih dan belang.
Gurame soang mempunyai ciri ciri dengan warna kulit abu abu hitam, berasal dari Thailand. Jenis gurame ini bisa mencapai ukuran dengan berat 8 kg dengan panjang 65 cm biasanya ditujukan sebagai induk penghasil telor. Harga bibit pada umumnya seperti berikut:
- Telor harga variasi dari 25 rupiah per butir sampai 80 rupiah per butir tergantung musim.
- Ukuran kuku harga Rp. 1000 per ekor
- Ukuran silet harga Rp. 1700 per ekor
- Ukuran korek harga Rp. 2200 per ekor
- Ukuran super harga Rp. 3500 per ekor
Gurame Jepang (Jepun)
Badan relatif pendek dan sisik lebih kecil. Ukuran yang dicapai hanya 45 cm dengan berat kurang dari 4,5 kg. Gurame jepun memiliki sisik tidak terlalu besar dan tubuhnya pendek dengan warna putih abu-abu dan kemerahan. Jenis lain dikenal dengan gurame merah. Jenis gurame yang telah lama dikenal hanya dua jenis, yaitu gurame soang dan gurame jepun, namun saat ini terdapat beberapa strain gurame baru, ada dugaan bahwa strain-strain baru tersebut merupakan keturuna atau perkawinan silang dari gurame soang dan gurame jepun yang mengalami penyesuaian pada masing-masing daerah .
- Gurame Porsalin
- Gurame Blusafir
- Gurame Paris
- Gurame Soang
- Gurame Jepang
- Gurame Bastar
Gurame Porselen paling banyak dikembangkan di Jawa Barat, khususnya Bogor. Dibanding gurame jenis lain, porselen lebih unggul dalam menghasilkan telur. Jika induk bastar dalam tiap sarangnya hanya mampu menghasilkan 2000-3000 butir telur, porselen mampu 10.000 butir. Karena itu masyarakat menyebutnya sebagai top of the pop, dan paling banyak diunggulkan. Kalau dilihat dari warnanya terdapat gurame hitam, putih dan belang.
Subscribe to:
Posts (Atom)